Archive for the Category »Seputar Kita «

Rebutan Lahan Parkir, Pamulang Rusuh

Rabu malam 24 April 2009, terjadi bentrokan warga di wilayah Pamulang. Bentrokan yang melibatkan ormas besar ini diduga akibat rebutan lahan parkir di “Omega” sebuah warung roti bakar di Pamulang.

Keributan bermula saat seorang pemuda yang memang biasa menunggu lahan parkir disana bentrok dengan pemuda lainnya yang rupanya anggota salah satu ormas.

Kejadian ini memancing anggota lainnya untuk turut terlibat dalam keributan tersebut. Akibatnya sempat terjadi pengumpulan massa di depan Kantor Polsek Pamulang.

Namun ketika hal ini di konfirmasikan, Pihak Polres menyatakan bahwa kejadian ini tidak ada sangkut pautnya dengan ormas manapun. Ini murni keributan antar pemuda yang dipicu oleh kesalahpahaman semata. Dan pihak Polres berjanji akan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas.

Beberapa warga yang turut menyaksikan kejadian ini mengharapkan agar lahan parkir dikembalikan dan dikelola oleh pemda saja. Jangan ada lagi fasilitas jatah untuk ormas tertentu. Dengan begitu tentunya akan lebih tertib dan warga akan merasa lebih aman.

/ivan

Kerajaan Silicon pun terhantam gelombang

Perusahaan-perusahaan kelas dunia seperti Gartner dan Forrester Research sempat mengatakan bahwa Gelombang Krisi Ekonomi tidak akan menghantam industri teknologi. Nyatanya satu per satu kaisar di Silicon Valley mulai terhantam badai.

silicon valley

silicon valley

Krisis keuangan global mulai dirasakan dampaknya pada September 2008. Awalnya krisis global ini tidak begitu terasa tekanannya bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri teknologi informasi. Berbeda dengan sektor lain yang sejak akhir 2008 lalu mulai melakukan beberapa efisiensi termasuk terpaksa ‘merumahkan’ puluhan bahkan ratusan karyawannya.

Tidak berimbasnya krisis pada industri teknologi informasi diperkuat oleh prediksi dari perusahaan analisis pasar dan keuangan terkemuka.

Ken McGee dan Mark McDonald dari Gartner menyatakan bahwa Industri IT lebih tahan dalam menghadapi krisis. Bahkan pada September 2008 lalu Andrew Bartels dari Forrester berani memprediksi akan terjadi peningkatan pembelian produk IT sebesar 10% pada kisaran Mei 2009.

Namun kenyataannya belum terlalu lama tahun 2009 melenggang, gelombang krisis telah menghantam hampir seluruh sektor industri termasuk industri teknologi informasi. Rontoknya industri perumahan yang berkembang menjadi krisis finansial secara keseluruhan berdampak pada menurunnya bujet belanja IT di banyak perusahaan.

Pemecatanpun terjadi

Cisco System, raksasa jaringan dunia secara global melakukan pengetatan bujet sampai dengan US$1 Milyar serta meniadakan rekrutmen untuk tahun 2009.

Microsoft, perusahaan yang softwarenya sangat mendominasi dunia pada Januari 2009 lalu mengumumkan rencana pemecatan besar-besaran sampai sekita 5.000 karyawan.

Intel dan AMB, kaisar prosesor dunia turut melakukan pemecatan serta penutupan pabrik serta laboratoriumnya. Intel melakukan penutupan pabrik di Malaysia dan laboratorium di Filipina pada Januari 2000 lalu. Sementara AMD mengumumkan rencana pemecatan 600 karyawannya.

Lenovo yang baru saja mengakuisisi unit bisnis PC IBM merencanakan pemecatan atas 200 karyawannya. Bahkan Produsen Ponsel Sejuta ummat Nokia pun mengalami hal serupa. Sebanyak 600 karyawannya dari berbagai bagian diumumkan akan dikurangi.

Google, pendekar Internet dunia ini juga sedang bersiap-siap memecat beberapa karyawannya, serta menghentikan rekrutmen untuk tahun 2009.

Jus Apel memang segar

Jika banyak istana megah di Silicon Valley yang sedang pusing, Steve Jobs malah kipas-kipas di singgasananya. Disaat perusahaan lain dilanda kelesuan luar biasa, Apple Inc mencatat rekor keuntungan tertinggi senilai US$1,6 Milyar. Untuk hal ini Steve Jobs pantas untuk disebut sebagai Kaisar Silicon Valley. Entahlah, apakah Steve Jobs akan terus beruntung sampai akhir 2009 nanti. Kita tunggu saja.

/tea

Seminar Anti Narkoba di Vermont

Narkoba tampaknya bukan lagi merupakan konsumsi orang dewasa saja. Sekarang ini banyak anak-anak usia dini yang sudah menjadi bagian dari lingkaran peredaran narkoba.

bundaiffet

Rupanya para bandar narkoba tidak cukup puas hanya mendapatkan korban para remaja berusia 17 tahun keatas. Maka mereka mulai menyasar anak-anak usia dibawah 17 tahun bahkan sampai anak-anak usia sekolah dasar.

Terkait dengan itu dr. Dewi Sartika Andi Alaudin H, aktivis peduli lingkungan sosial BSD mengadakan acara penaggulangan narkoba bagi anak usia dini dan cara pencegahannya. Acara yang diadakan di VERMONT Club House, Telaga Farmcare-Telaga Golf BSD ini bertajuk PROTECT OUR LIFE OUR COMMUNITY.

Menurut dr. Aisah Dahlan yang menjawbat sebagai Kepala Unit Narkoba/Rehabilitasi di Rumah Sakit SELAPA POLRI, tampak jelas adanya peningkatan pengguna narkoba. Dan yang lebih menghawatirkan adalah pengguna narkoba telah merambah pada tingkat usia dini. Untuk itu beliau menghimbau agar para orangtua mau belajar mengenai dampak penggunaan narkoba atau sering mengikuti seminar penanggulangannya agar mereka makin cerdas mendeteksi penggunaan narkoba pada anak-anak mereka. Menjadi orangtua yang aman dan nyaman bagi anak-anak juga merupakan satu cara untuk menangkal penggunaan narkoba dikalangan anak-anak. Sebagai contoh, pelukan bagi anak dapat menimbulkan dampak morfin alami atau endorphin sehingga anak merasa aman dan nyaman bersama orangtua mereka.
antinarkobaKetika ditanyakan  jenis apa yang sering digunakan para pemakai narkoba sekarang ini, dr. Aisah Dahlan menjawab kebanyakan narkoba yang digunakan untuk tingkat SMP/SMU adalah jenis nikotin sedangkan untuk pengguna dewasa jenis amphetamine.

Dalam acara yang dilaksanakan untuk kedua kalinya ini selain dr. Aisah Dahlan sebagai pembicara juga dihadirkan Bunda Iffet sebagai narasumber yang bercerita tentang pengalamannya dengan grup Band SLANK.
Selain itu dimeriahkan  pula oleh Teater dan Orchestra 100 Pecandu (Sahabat Rekan Sebaya). Mereka menampilakan lakon contoh pengguna narkoba dan gejala yang sering terjadi akibat dari penggunaan narkoba.

/kalaka

Kerumunan Warga Persulit Evakuasi

Situ Gintung, 29/03/09, 9:19.    Kerumunan warga yang sekedar ingin menonton lokasi tragedi situ gintung justru mempersulit kerja team evakuasi.

Atas hal tersebut team dari Polda Metro Jaya meminta warga yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan lokasi guna memperlancar proses pencarian jenazah dan evakuasi.

Sempat terjadi keributna kecil saat team relawan turut melarang warga yang ingin memasuki areal lokasi tragedi. Warga yang dilarang merasa tersinggung atas pelarangan ini dan terjadilah adu mulut. Untung saja sebelum adu mulut berkembang menjadi adu jotos team Polda dapat segera mengamankan situasi.

Sementara itu Team SAR, personel TNI dan sejumlah Relawan kembali melanjutkan pencarian korban. Hari ini pencarian akan dilanjutkan ke areal lebih bawah yang sejak kemarin sulit ditembus karena tingginya lumpur yang mencapai hampir se dada pria dewasa.

“Kami akan menggunakan alat berat dan anjing pelacak untuk pencarian di bawah sana” ujar kapten Abdul Hamid dari Kodim Tangerang.

Sama seperti kemarin, kondisi jalan raya yang melawati Situ Gintung macet parah sejak pagi tadi.

/rico.-

Jumlah Korban semakin bertambah

Situ Gintung, 29/03/09.    Jumlah korban meninggal dunia semakin bertambah.   Data yang berkembang saat ini berbeda-beda baik itu dari Posko Polda Metro Jaya maupun data dari sumber lainnya. Bahkan ada yang menyebutkan jumlah korban sudah mencapai lebih dari 100 orang.

Namun untuk saat ini kami akan terus menampilkan data-data yang kami peroleh dari Posko Polda Metro Jaya yang terus beroperasi di Kampus STIE Ahmad Dahlan.

Data terakhir yang berhasil kami himpun jumlah jenazah yang diketemukan adalah sebanyak 92 jenazah, sedangkan yang hilang berjumlah 102 orang.

Sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan. Penyisiran mulai diperluas mengingat kemarin ditemukan jenazah hanyut sampai ke sekitar Tanah Kusir. Jarak dari lokasi kejadian sampai Tanah Kusir sekitar 5.5 KM. Juga ditemukan Jenazah di sekitar perumahan Cirendeu. Jadi ada kemungkinan banyak jenazah yang sudah terdorong hanyut menjauhi lokasi kejadian.

rico.

  • Perfect Money

  • Theme Credit