29 Mar 2009 | By
forumbsd
Situ Gintung, 29/03/09, 9:19. Kerumunan warga yang sekedar ingin menonton lokasi tragedi situ gintung justru mempersulit kerja team evakuasi.
Atas hal tersebut team dari Polda Metro Jaya meminta warga yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan lokasi guna memperlancar proses pencarian jenazah dan evakuasi.
Sempat terjadi keributna kecil saat team relawan turut melarang warga yang ingin memasuki areal lokasi tragedi. Warga yang dilarang merasa tersinggung atas pelarangan ini dan terjadilah adu mulut. Untung saja sebelum adu mulut berkembang menjadi adu jotos team Polda dapat segera mengamankan situasi.
Sementara itu Team SAR, personel TNI dan sejumlah Relawan kembali melanjutkan pencarian korban. Hari ini pencarian akan dilanjutkan ke areal lebih bawah yang sejak kemarin sulit ditembus karena tingginya lumpur yang mencapai hampir se dada pria dewasa.
“Kami akan menggunakan alat berat dan anjing pelacak untuk pencarian di bawah sana” ujar kapten Abdul Hamid dari Kodim Tangerang.
Sama seperti kemarin, kondisi jalan raya yang melawati Situ Gintung macet parah sejak pagi tadi.
/rico.-
29 Mar 2009 | By
forumbsd
Situ Gintung, 29/03/09. Jumlah korban meninggal dunia semakin bertambah. Data yang berkembang saat ini berbeda-beda baik itu dari Posko Polda Metro Jaya maupun data dari sumber lainnya. Bahkan ada yang menyebutkan jumlah korban sudah mencapai lebih dari 100 orang.
Namun untuk saat ini kami akan terus menampilkan data-data yang kami peroleh dari Posko Polda Metro Jaya yang terus beroperasi di Kampus STIE Ahmad Dahlan.
Data terakhir yang berhasil kami himpun jumlah jenazah yang diketemukan adalah sebanyak 92 jenazah, sedangkan yang hilang berjumlah 102 orang.
Sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan. Penyisiran mulai diperluas mengingat kemarin ditemukan jenazah hanyut sampai ke sekitar Tanah Kusir. Jarak dari lokasi kejadian sampai Tanah Kusir sekitar 5.5 KM. Juga ditemukan Jenazah di sekitar perumahan Cirendeu. Jadi ada kemungkinan banyak jenazah yang sudah terdorong hanyut menjauhi lokasi kejadian.
rico.
28 Mar 2009 | By
forumbsd
Musibah yang menimpa warga Situ Gintung mengundang simpati dari berbagai pihak. Posko-posko peduli bermunculan dengan cepat lengkap dengan berbagai fasilitasnya. Posko-Posko ini tidak hanya dibangun di lokasi bencana saja, tapi juga di berbagai tempat yang lokasinya jauh dari lokasi.
Salah satunya adalah Posko yang didirikan para Alumni ESQ. Posko ini bertempat di gedung MENARA 165 di Jl. TB Simatupang. Lokasi Gedung yang dimiliki oleh para Alumni ESQ ini bertempat berdekatan dengan Gedung ELNUSA.
Posko bertempat di sebelah ATM BNI di pelataran Parkir Lobby Utama.
Menurut pihak Posko ruang ini dipilih sebagai POSKO agar memudahkan operasional karena dapat di akses dari Masjid atau langsung dari pelataran parkir tanpa harus melalui Lobby Utama gedung terlebih dahulu.
Selain menerima bantuan berupa barang-barang kebutuhan POSKO MENARA 165 juga menerima bantuan dalam bentuk dana yang dapat di Transfer melalui :
BCA KCP GRAHA PARAMITHA
Rekening Nomor : 5020131278
a/n. Sunan Arif
Bagi anda yang tinggal atau bekerja di dekat lokasi Menara 165 dapat menyalurkan bantuannya ke POSKO MENARA 165 yang di prakarsai oleh FKA ESQ 165, GEMA 165, FOSMA ESQ 165, SHOT ESQ 165.
fka.-
28 Mar 2009 | By
forumbsd
Pasca Tragedi Situ Gintung, sejumlah warga yang tinggal di perumahan-perumahan di sekitar lokasi tragedi ramai-ramai menjual rumahnya. Mungkin sebagian warga ini sudah merasa trauma dan enggan tinggal di daerah Situ Gintung lagi.
Akibat dari maraknya warga yang berkeinginan pindah rumah ini, berdasarkan pemantauan harganya langsung terjun bebas.
Ketika hal ini kami coba sampaikan ke beberapa teman, rata-rata memang enggan membeli rumah di lokasi ini meski harganya sudah jauh dibawah pasaran.
“Bukannya apa-apa, biarpun kejadian begini belum tentu terulang, tapi potensi kebanjiran udah pasti.”, demikian komentar mereka.
Bagaimana dengan anda. Berminat cari properti murah ?
kalaka.-
28 Mar 2009 | By
forumbsd
Berikut nama-nama jenazah korban yang berhasil ditemukan per hari ini :
- Suaji, Pria, 2 tahun
- Aprila, perempuan
- Sela, perempuan, 2 tahun
- pria
- wanita
- Siti Fatimah, 18 tahun
- Pria, 40 tahun
- Mada, Pria, 14 tahun
- Pria, 40 tahun
- Anaknya ibu Atin, perempuan, 1,5 tahun
- Herman, pria, 30 tahun
- Nabila, perempuan, 3 tahun
- Pria, 20 tahun
- Perempuan, 7 bulan
rico.-